Lewati navigasi

Pertama kali melihat kata-kata ini, pasti kita bertanya-tanya dulu, apa si arti kata open source itu?

Seperti apa si open source itu? Heuheu kali ini aku coba kasi beberapa penjelasan tentang apa itu open source..

Definisi open source adalah pada intinya adalah memberikan kebebasan kepada kita untuk membuka kode sumber atau yang biasa kita sebut dengan “source code”. Dengan demikian kita dapat mengetahui logika dan alogaritmanya. Selain itu kita juga dapat memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada pada perangkat lunak itu. Jadi kita bebas utak-atik source codenya. Pertama kali mengetahui definisinya aku jadi mikir kenapa sang pembuat program ga ngrasa rugi kalo orang lain bakal bisa bikin program yang sama fungsinya dengan apa yang uda susah-susah kita bikin. Secara source code kan kunci dari sebuah perangkat lunak. Tapi setelah aku baca lebih lanjut ternyata open source tidak selalu gratis. Ternyata kita bisa saja membuat perangkat lunak yangkita buka source code nya kemudian kita patenkan dengan mendaftarkan hak cipta. Dan tetap menjual perangkat lunak tersebut secara komersial (tidak gratis). Berikut ini definisi open source yang asli seperti tertuang dalam OSD (open source drfinition) yaitu :

  • free redistribution
  • source code
  • derived works
  • integrity of the authors source code
  • no discrimination against persons or groups
  • distribution of license
  • license musn’t be specific to a product
  • license musn’t contaminate other software

Internet turut memberikan andil yang besar dalam menunjang keberadaan open source. Karena mula-mula software diambil dari internet, kemudian diperbaiki source code nya apabila terdapat kesalahan. Setelah perbaikan dilakukan kita dapat menggunakan internet untuk mempublikasikan kembali software tersebut dan memberikan orang lain kesempatan untuk memperbaiki source code yang masih terdapat kesalahan. Dan seperti itu seterusnya.

Dengan adanya open source ini secara langsung dapat memberikan dampak pada solusi masalah pembajakan, karena dengan open source, pengguna dapat mengakses souce code dan memodifikasi nya sendiri sesuai dengan kebutuhan mereka sendiri, nah dengan demikian dapat membuka peluang pengembangan. Sehingga ga perlu lagi menggunakan software bajakan.

Mengenai definisi open source terkadang kita masih bingung untu membedakan antara open source dan free software. Biasanya kita mengartikan open source dengan free software, padahal tidak demikian. Masalah antara open source dan free software bukan karena source code dibuka atau tidak, melainkan mengacu apakah source code tersebut tersedia bebas atau tidak. Tidak semua produk open source menyediakan source code secara bebas, ada beberapa produk yang hanya membebaskan source code hanya untuk developer. Dan tidak semua free software tersedia secara gratis. Misalnya : linux adalah free software, namun beberapa distro linux malah ada yang dikemas sebagai paket komersial.

Jadi intinya, istilah free software maupun open source sebenarnya tidak berkorelasi langsung dengan masalah harga, namun Cuma persoalan ketersediaan source code dan bagaimana hak pengguna terhadap kode sumber yang bersangkutan. Untuk ukuran pengguna awam, hal ini bukan masalah yang signifikan.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.